Published On: 17/01/2024

Doa Niat Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Rajab Lengkap Dalam Arab-Latin dan Tata Caranya

Selamat datang di WPFaster Daily News, kali ini kita akan membahas Doa Niat Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Rajab Lengkap Dalam Arab-Latin dan Tata Caranya. Bagikan berita menarik ini ke orang terdekat anda!

Jakarta, Insertlive

Umat Islam tengah memasuki salah satu bulan yang dimuliakan Allah yakni Rajab. Dua bulan ke depan kita akan bersukacita karena berjumpa lagi dengan bulan Ramadhan.

Rentang waktu tersebut adalah kesempatan untuk membayar puasa Ramadhan tahun lalu sembari melakoni puasa Rajab bulan ini.

Lantas, apakah puasa Rajab digabungkan dengan puasa Qadha Ramadhan? Terus baca artikel ini sampai akhir untuk tahu jawabannya


Dalil Menggabungkan Puasa Qadha Ramadhan dengan Rajab

Ulama berbeda pendapat terkait hukum menggabungkan dua puasa tersebut. Namun, penafsiran yang lebih dominan ialah membolehkan penggabungan keduanya.

Alasannya, meskipun seorang Muslim hanya berniat mengqadha puasa Ramadhan di bulan Rajab maka secara otomatis pahala puasa Rajab juga didapatkan.

Kesimpulan tersebut dinukil dari Syekh al-Barizi dalam kitab Fathul Mu’in beserta hasyiyahnya, I’natuth Thalibin sebagai berikut:

وبالتعيين فيه النفل أيضا فيصح ولو مؤقتا بنية مطلقة كما اعتمده غير واحد (وقوله ولو مؤقتا) غاية في صحة الصوم في النفل بنية مطلقة أي لا فرق في ذلك بين أن يكون مؤقتا كصوم الاثنين والخميس وعرفة وعاشوراء وأيام البيض أو لا كأن يكون ذا سبب كصوم الاستسقاء بغير أمر الإمام أو نفلا مطلقا (قوله بنية مطلقة ) متعلق بيصح فيكفي في نية صوم يوم عرفة مثلا أن يقول نويت الصوم ( قوله كما اعتمده غير واحد) أي اعتمد صحة صوم النفل المؤقت بنية مطلقة وفي الكردي ما نصه في الأسنى ونحوه الخطيب الشربيني والجمال الرملي الصوم في الأيام المتأكد صومها منصرف إليها بل لو نوى به غيرها حصلت إلخ زاد في الإيعاب ومن ثم أفتى البارزي بأنه لو صام فيه قضاء أو نحوه حصلا نواه معه أو لا وذكر غيره أن مثل ذلك ما لو اتفق في يوم راتبان كعرفة ويوم الخميس انتهى

Artinya: “Dan dikecualikan dengan persyaratan ta’yin (menentukan jenis puasa) dalam puasa fardhu, yaitu puasa sunnah, maka sah berpuasa sunnah dengan niat puasa mutlak, meski puasa sunah yang memiliki jangka waktu sebagaimana pendapat yang dipegang oleh lebih dari satu ulama. Ucapan Syekh Zainuddin, meski puasa sunah yang memiliki jangka waktu, ini adalah ghayah (puncak) keabsahan puasa sunah dengan niat puasa mutlak, maksudnya tidak ada perbedaan dalam keabsahan tersebut antara puasa sunnah yang berjangka waktu seperti puasa Senin-Kamis, Arafah, Asyura’ dan hari-hari tanggal purnama. Atau selain puasa sunah yang berjangka waktu, seperti puasa yang memiliki sebab, sebagaimana puasa istisqa dengan tanpa perintah imam, atau puasa sunnah mutlak. Ucapan Syekh Zainuddin, dengan niat puasa mutlak, maka cukup dalam niat puasa Arafah dengan niat semisal, saya niat berpuasa. Ucapan Syekh Zainuddin, sebagaimana pendapat yang dipegang oleh lebih dari satu ulama, maksudnya lebih dari satu ulama berpegangan dalam keabsahan puasa sunah dengan niat puasa mutlak. Dalam kitabnya Syekh al-Kurdi disebutkan, dalam kitab Al-Asna demikian pula Syekh Khatib al-Syarbini dan Syekh al-Jamal al-Ramli, berpuasa di hari-hari yang dianjurkan untuk berpuasa secara otomatis tertuju pada hari-hari tersebut, bahkan apabila seseorang berniat puasa serta niat puasa lainnya, maka pahala keduanya berhasil didapatkan”

Doa Niat Puasa Qadha Ramadhan Sekaligus Rajab

Bila hendak menggabungkan dua puasa tersebut maka yang perlu diucapkan ialah mendahulukan untuk membaca niat qadha Ramadhan karena puasa Ramadhan bersifat wajib sementara Rajab adalah sunnah.

Lagipula, menurut Syekh al-Barizi jika seseorang berniat mengqadha puasa Ramadhan otomatis juga akan mendapat pahala puasa Rajab.

Doa Niat Puasa Qadha Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’I fardhi syahri Ramadhāna lillâhi ta’âlâ.

Artinya: Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah SWT.

Doa Niat Puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Bacaan Arab Latin: Nawaitu ṣauma gadin ‘an adā’i sunnati rajaba lillāhi ta’ālā

Artinya: “Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah SWT.”

Tata Cara Puasa Qadha Ramadhan sekaligus Rajab

1. Niat dalam hati
2. Sahur
3. Menahan diri dari yang membatalkan puasa
4. Menahan diri dari yang membatalkan pahala
4. Berbuka puasa di awal waktu

(Aji Pangestu/dis)




Tonton juga video berikut:




Bagikan: