Published On: 31/12/2023

Cerdas Memilih iPhone, Mengenal dan Memahami Nilai Sebenarnya dari Ekosistem Apple

Belajar dari Pengalaman dengan Kesadaran

Di jaman iPhone 12, saya nyicip iPhone Mini sampe Pro Max. Saya coba curahkan kepuasan saya di video video YouTube saya. Saya terpesona dengan kecanggihan fitur yg ditawarkan ekosistem Apple, dari Watch nya, MacBook Pro, sampe AirPods Pro nya, dari iOS nya sampe Apple Music nya, bahkan sampai aplikasi Apple Support yang membuat saya terkesima ketika saya butuh bantuan soal AirPods Pro, saya ditelpon langsung dari Singapore dengan bahasa Indonesia!

Apple Jatuh Tak Jauh Dari Pohonnya, Hanya Penggunanya Yang Mengetahui Nilai iPhone nya

Perlu diakui, segala kelebihan fitur nya emang luar biasa. Inipun ga pernah digembor—gemborkan Apple sehingga hanya pengguna Apple yg tau kenikmatan fitur teknologi nya.

Meskipun sebenernya ga semua pengguna nya tau kelebihan nya karena emang butuh cari tau dan eksplorasi lebih dalam buat tau ini dan itu mengenai device Apple. Minimal, mau searching dan membaca karena sebenernya Apple menulis banyak help & Support documentation di website nya.

Evaluasi Kekurangan dan Kelebihan, Investasi Biaya vs Manfaat

Tapi yang perlu saya garis bawahi adalah, ternyata tidak semua fitur itu digunakan atau betul-betul bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Kalo ini sebuah investasi, ini tidak lebih dari hanya membuang uang dengan return of investment yang tidak sepadan. Kecuali, jika semua itu betul-betul membuat keuntungan sepadan atau melebihi jumlah uang yang dikeluarkan untuk sebuah iPhone dan atau berikut ekosistem yg digunakan di sampingnya.

Hari ini, saya menjatuhkan diri untuk hanya menggunakan iPhone X, lalu kabel lama yang sudah setia sampe luka-luka menemani charger 20W original, dan AirPods Pro yg sayang kalo mau dijual (masih nikmat dipake menemani waktu tertentu).

Kenapa Memilih iPhone, Padahal Overprice Dalam Kacamata Pribadi

Saya cuma butuh call, chat, dan sedikit medsos untuk waktu luang yg sedikit. Tapi kok masih pakai Apple? Jujurly, sebagai tukang oprek BlackBerry dan Android sejak 2010, build iOS itu “lebih” solid dan enak dipake. Itu aja. Selebihnya, saya tinggalin fitur fitur hebat nya karena ya memang tidak produktif bagi saya. Cukup sampe di sini saya membuang uang sekian besar untuk fitur yang tidak efektif dan efisien untuk saya. Ini opini pribadi, beda orang beda kebutuhan, bagi saya kebutuhan saya, dan bagi mu kebutuhan mu. Over price dalam hal ini pun bukan soal bisa beli atau kaga, atau barang nya gimana kualitasnya. Dari kacamata saya, saya melihat over price terjadi ketika anda membeli sesuatu dengan harga lebih dari manfaat nya untuk anda sendiri. Apalagi kalo sampe over budget mengandalkan kredit online, paylater, dan pinjol. Duh!

Berbagi Untuk Semua, Selamat Atas Bermanfaatnya iPhone Anda Dalam Menjalani Resolusi 2024

Sekian sharing dari saya, terima kasih telah membaca, dan semoga berkah serta bermanfaat.

Bagaimanapun, saya ingin ucapkan juga, selamat menikmati hasil jerih payah anda dengan iPhone yang berhasil anda beli! 🎉

Selamat tahun baru dan menyongsong resolusi 2024 yang masih sama seperti tahun-tahun yang sudah berlalu. 🫢😄🙏🏻

Bagikan: